Tobapos -- Dalam artikel 'Indian Ocean Search for Malaysia Airlines Flight 370 Raises Diplomatic Concerns', The Wall Street Journal melaporkan keikutsertaan China mencari pesawat Malaysia yang hilang akan menimbulkan masalah bagi Australia.
Pesawat Malaysia Airlines yang hilang tersebut sampai sekarang belum ditemukan.
Satelit Australia baru-baru ini menangkap adanya puing yang diduga MH370 dekar perairannya di Perth.
Australia merupakan anggota kelompok pertahanan terkuat di Asia "Five Eyes' mencakup AS, Inggris, Kanada dan Selandia Baru.
Pengamat John Blaxland dari Australia National University mengatakan China akan menjadi masalah pada Five Eyes.
"Dengan mengikutkan sebuah negara yang tidak berbicara dengan bahasa yang sama, tidak menggunakan frekuensi radio yang sama, tidak mempunyai prosedur operasi militer yang sama, ini menjadi masalah buat Australia untuk menolak (bergabungnya China)," katanya. (wjs/adm)
Pesawat Malaysia Airlines yang hilang tersebut sampai sekarang belum ditemukan.
Satelit Australia baru-baru ini menangkap adanya puing yang diduga MH370 dekar perairannya di Perth.
Australia merupakan anggota kelompok pertahanan terkuat di Asia "Five Eyes' mencakup AS, Inggris, Kanada dan Selandia Baru.
Pengamat John Blaxland dari Australia National University mengatakan China akan menjadi masalah pada Five Eyes.
"Dengan mengikutkan sebuah negara yang tidak berbicara dengan bahasa yang sama, tidak menggunakan frekuensi radio yang sama, tidak mempunyai prosedur operasi militer yang sama, ini menjadi masalah buat Australia untuk menolak (bergabungnya China)," katanya. (wjs/adm)





No comments:
Post a Comment