• Monday, January 20, 2014

    Demo Pedagang Sayur Mayur Jambi Tambah Lama

    Tobapos -- Unjukrasa puluhan pedagang sayur Pasar Angso Duo di Kantor Wali Kota Jambi, hingga hari ini sudah memasuki hari kedelapan, namun Wali Kota Jambi Sy Fasha yang hendak dijumpai para pedagang tidak juga bersedia menemui mereka.

    Bahkan sejak Senin (20/1), para pembeli yang hendak belanja di pasar dadakan depan kantor wali kota itu dilarang oleh sejumlah petugas kepolisian dan Sat Pol PP yang berjaga.

    "Kami jualan di sini karena tidak ada tempat lagi, tempat lama kami digusur wali kota, sementara tidak ada solusi soal tempat kami berdagang. Kami jualan di sini sebagai bentuk protes, dan ingin berbicara langsung dengan Wali Kota," teriak Juminah, pedagang.

    Sempat terjadi ketegangan antara pedagang dan petugas Satpol Pamomg Praja di tempat itu, karena pedagang marah petugas menghalang-halangi warga yang ingin berbelanja.

    Wali Kota Jambi Sy Fasha yang dikonfirmasi mengatakan, dirinya bersedia menemui para pedagang, namun tanpa perantara.

    "Saya bersedia menemui mereka, tapi hanya para pedagang, bukan juru bicara atau perwakilan lainnya," kata Fasha.
    Sementara itu, Jauhari, agen sayur yang ikut berdemonstrasi menolak, jika wali kota hanya bersedia bertemu dengan pedagang.

    "Saya ini agen, para pedagang yang berjualan itu mengambil barang dengan saya, jika mereka tidak berjualan maka barang-barang saya tidak akan laku. Apa alasan wali kota hanya bersedia bertemu dengan para pedagang. Saya ini pedagang juga," katanya.

    Aktivis yang mewakili para pedagang, Ade mengatakan, Wali Kota Jambi hanya berbicara tanpa fakta, sebab pernyataan Sy Fasha yang hanya ingin bertemu dengan para pedagang itu sudah disampaikan sejak beberapa hari lalu, namun sampai saat ini yang bersangkutan tidak juga datang.

    "Ini sudah hari kedelapan, jika wali kota hanya mau bertemu dengan para pedagang, silahkan, kami bersedia, tapi sampai saat ini dia tidak juga datang menemui," ujarnya.

    Staf Ahli Wali Kota Jambi Yan Ismar yang menemui para pedagang mengatakan, saat ini Wali Kota tidak dapat menemui para pengunjuk rasa, sebab sedang membahas masalah angkutan batu bara bersama Pemerintah Provinsi Jambi.

    "Bapak wali kota belum bisa menemui para pedagang, sebab sedang rapat di provinsi," ucapnya.

    Kisruh pedagang sayur Pasar Angso Duo di kota Jambi, bermula sejak penggusuran para pedagang yang dituding Pemerintah Kota Jambi berjualan di tempat umum, yakni di badan jalan depan Pasar Angso Duo.

    Pemkot memberikan solusi, yakni menempatkan para pedagang itu di dalam pasar, bekas areal parkir, namun para pedagang hanya bertahan beberapa hari dengan alasan sejak dipindahkan ke tempat itu hampir tidak ada jual beli, karena para pembeli enggan masuk ke dalam pasar.

    "Wali Kota tidak mau membicarakan soal-soal yang mundur ke belakang (yang lewat, red), wali kota hanya mau menemui para pedagang jika mereka memberikan solusi soal tempat mereka berjualan tanpa menabrak aturan dan ruang publik," kata Kabag Humas Setda Kota Jambi Yasir. (Ant/Adm)
    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita